Gaya Hidup, Teknologi

Dua Remaja Bekasi Ini Alami Gangguan Jiwa Karena Kecanduan HP

· 56 sec read >

bblog.web.id – HP menjadi salah satu perangkat yang hampir tak terpisahkan bagi manusia generasi saat ini. Baik di Indonesia, maupun di dunia secara keseluruhan. Aktivitas akan lebih mudah dengan fasilitas yang diberikan oleh smartphone. Namun, bagaimana jika smartphone digunakan dengan kurang bijak? Tentu akan beraktibat negatif. Dan secara mendasar, setiap hal yang digunakan berlebihan akan memberikan dampak yang kurang baik

Dua remaja asal kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memberikan contoh kepada kita akan penggunaaan smartphone yang berlebihan. Kedua-nya saat ini mengalami gangguan kejiwaan karena diduga kecanduan smartphone. Keduanya saat ini dirawat di yayasan gangguan jiwa setempat

Menurut ketua Yayasan Al Fajar Berseri Tambun Selatan, Marsan, dua remaja tersebut kecanduan HP dan masih dalam bimbingan yang berkelanjutan

“Ini contoh nyata penggunaan telepon seluler secara berlebihan. Jadi saat ini sehari-hari cuma biasa saja, diam saja. Makan juga bisa. Cuma kalau ada HP, langsung direbut, diambil, dimainin. Misalnya, ada HP di-charge, langsung direbut. Ini karena mereka sudah terlalu ketergantungan dengan gim di HP.” Ucap Bapak Marsan

Menurut penjelasan keluarga yang kami lansir dari CNN Indonesia, kedua remaja ini sangat berlebihan menggunakan smartphone. Mereka hampir menggunakan smartphone sepanjang waktunya. Sejak bangun tidur hingga malam. Untuk makan dan sekolahpun mereka terkadang lalai

“Bahkan buat makan pun mereka lupa. Lebih parah lagi, kalau dilarang mereka mulai emosional. Bukan cuma marah tapi sampai melawan orang tuanya. Ada beberapa kasus, termasuk yang dua ini.” cerita Marsan dari orang tua kedua remaja ini

Penggunaan smartphone adalah hal yang biasa dalam masyarakat generasi saat ini. Namun tentunya penggunaan dengan bijak. Jika berlebihan terutama untuk usia yang belum cukup usia, maka bisa berakibat negatif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *